Rabu, 18 Februari 2015

Tik Tok



Ketika sesuatu telah menghilang, aku berpijak pada khayalan
Memikirkan apa lagi yang harus aku lakukan dan mencari jalan keluar dari bualan mimpi…


Kamu, ketika saat aku merasa bosan
Ketika lelah dan jengah
Memikirkan kamu saja sudah senang, apa lagi kalau ngobrol begini?
Tapi saat banyak hal bermunculan, aku kembali ragu seperti dulu
Merasa ini seperti main petak umpet saat masih SD saja
Banyak yang disembunyikan
Tak jujur
Kadang saling menipu.

Aku terlalu takut
Takut mengganggu permainan yang menyenangkan itu saat aku menjadi pemain baru
Atau takut
Ternyata aku memang telah menjadi pemain pasif yang tak pernah mau menjadi penjaga
Hanya bersembunyi
Tak pernah keluar dan baru berani ketika benteng pertahanan melemah
Tidak kah aku begitu?

Dasar pengecut!
Aku sebenarnya terlalu kesal dengan semua ini
Banyak yang tidak jelas dari role permainan
Seharusnya aku berbuat apa? Maunya apa?

Tapi mauku hanya satu
Kamu harus berbuat curang
Berbuat tak adil hanya untuk menemukanku
Menemukan aku yang sesungguhnya
Mengabaikan yang lain
Dan hanya terpaku
Terhadapku

Bogor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Don't be silence reader ya. Suarakan perasaanmu, DISINI! ^o^/