Senin, 29 September 2014

Memories...



Waktu itu...
Saat mata itu tertutup karena terlalu lelah. Aku tahu banyak hal yang ingin kau lepas dan ingin tidur meski semenit saja.
Aku cuma tersenyum tipis sekali saat itu... wajahnya lucu dengan mata terpejam.
Aku hitung, memang benar cuma semenit saja, bodohnya! tanganmu masih saja memegang pengatur jadwal itu. Sehabis bangun, kau menengok lagi kebenda itu, melihat kabar kegiatanmu selanjutnya. Wajah yang murung lagi.

Lelah ya? Tidakkah kamu tahu begitu inginnya aku mendengar keluh kesahmu? selalu ingin menjadi yang pertama melihat dan mendengar cerita bahagiamu, menerima tangkai daisy setiap malamnya, dan menjadi seseorang yang selalu istimewa bagimu.

Aku pernah cemburu, saat itu melihatmu bercerita ini itu bukan denganku, atau sekedar bersenda gurau dengan lainnya lagi.

Saat bertemu lagi, aku ingin melihat tawa lucu itu, atau godaan manis yang mungkin tak akan kudapatkan. Bercerita tentang masa depan, jodoh, atau bahkan anak nantinya membuatku sekali lagi bahagia. Senyum malu-malu itu membuatku berdebar. Aku sangat menyukainya.

Aku mohon,
Aku ingin selalu menjadi orang yang ada disampingmu. Memelukmu saat kau bersedih, menangislah dibahuku...


Bogor 2014, Rohmah Mustaurida dalam cinta pertamanya