Rabu, 25 September 2013

Leadership (Atau Si-Leader-nya? O_O) Menurutku itu...

He's like a baby Panda.

I think dia adalah manusia terunik dan super menakjubkan didunia ini. Bener-bener, kata 'koleris banget' udah melekat lahir batin bahkan ketempol jelas dijidatnya.

Berani mengambil resiko memang semboyan abadi para pemimpin, tapi dia ini betulan keterlaluan lebaynya. enggak tahu deh, apa emang kebanyakan duit apa saking cintanya sama IPB sampe mau ngulang kuliah begeto. Terkadang banyak orang yang cara pemikirannya bener-bener gak bisa kita ngerti. malah-malah ada yang cenderung melakukan hal-hal yang rata-rata orang lain gak bakal alias ogah banget ngelakuinnya.

Agak aneh memang dan malahan gak ada nyambung-nyambungnya kenapa saya samain dia dengan panda dan setelahnya malah saya ngebahas tentang leadership, dan pemikiran aneh yang dia punya.
Tapi beginilah adanya, entah kenapa saya suka banget ngomentarin sifat orang, dan balik lagi ke doi, entah kenapa saya menemukan sesuatu yang menggantung diotak ini, dia ini rendah hati sekali rupanya. Snagat ramah dan membuat bahagia *O_O Ya... masih pengamatan objektif sih, tapi keliatan kok dari cara bicara dan senyumnya *apacoba?






Setelah melancong kemana-mana, balik lagi saya mau mengamati baby panda ini. Panda yang cenderung polos, baik hati, lucu, menyenangkan, selalu ceria, pecicilan dan gak banyak ngomong (nah, yang ini enggak kayaknya -_-) adalah beberapa keriteria yang membuat saya lagi-lagi menyamakan seekor binatang mungil dengan manusia tipe ini. Bedanya cuma dua dari mereka, yang saya bilang tadi: dia bener-bener gak bisa berenti ngomong, dan yang kedua, mereka memang berasal dari spesies yang berbeda.
Daya dukungnya mungkin lebih kekiut kali ya, walau mukanya masuk ketipe ganteng (ketimbang kiut), tapi kalo dia lagi senyum dan matanya mulai menggaris, dia bener-bener mirip Little Panda, sumpah.


Jadi Leader

Senin, 23 September 2013

Diam-diam Stalker?


Melihat seseorang yang menakjubkan itu kadang-kadang bikin gregetan sendiri. Awalnya memang gak pernah menyadari kalau ternyata saya bener-bener kagum dengan orang ini.
Statusnya yang tinggi, wajahnya yang relatif... menurut pendengaran saya sih, tapi kalau saya gak budeg ya '_' oleh ratusan mahasiswi disini, mereka bilang sih doi itu ganteng, cerdas, mahasiswa terbaik sekaligus teladan di fakultasnya dan alimnya yang gak ketulungan membuat semua alasan ini terlalu jelas menyatakan bahwa saya mengaguminya.

Tapi apa yang kalian fikirkan saat kalian mendengar bahwa alasan diatas hanyalah sebuah pendukung saja dari kekaguman seseorang padanya, dengan kata lain ia benar-benar 'mengagumi' doi dari aspek lain? Misalnya dia bilang: 'saya gak tahu kenapa saya kagum dengan dia'?
Basi?
atau Klise?

Mengagumi suatu sosok, kadang-kadang perlu daya emosi yang tinggi. Dan kalau gak kuat alias gak berani (dalam segala aspek) itu justru membawa kita kedalam ketertekanan batin dan pikiran diri kita sendiri. Capek? jelas adanya. Dan gara-gara itu, saya jadi butuh kalori banyak tiap hari buat jadi stalker di fakultasnya :D *jeder

Dapat disimpulkan dari pengalaman saya ini. Pelajaran jadi stalker itu benar-benar melelahkan, dan gak akan berguna sama sekali kalau: Pertama, gak tahu jadwal kuliahnya. Kedua, jadwal organisasinya. Ketiga,

Minggu, 01 September 2013

Buat saus Gochujang? Gampang kok!

Tergila-gila banget sama makanan korea, pingin buat tapi gak bisa? Tenang aja, sejatinya, makanan korea itu memiliki suatu bahan masakan khas yang hanya dimiliki oleh negara itu sendiri untuk sebagian besar makanan olahannya. Dan menurut penelitian saya, masih sedikit bahan itu untuk diketemukan dibelahan pulau-pulau Indonesia. Apakah itu? Yup! Gochujang!

Gochujang adalah semacam bumbu saus kental/pasta yang terdiri dari cabai dan flour jenis apalah itu, yang dicampur dengan bumbu-bumbu lainnya.

Karena susah dicari, saya berpikir untuk membuatnya saja. Beberapa sumber yang saya dapet, Gochujang ini ternyata sulit sekali dibuatnya, bahan pembuatannya juga masih sulit dicari. Dan hari ini saya menemukan cara pembuatan saus gochujang secara sederhana dengan bahan yang sangat mudah didapat di Indonesia.



Bahan dasar :
1 sdm cabe merah bubuk (atau kalau tidak ada boleh cabe giling), bisa ditambah sesuai selera
2 sdm cuka
1 sdm gula
4 sdm kecap asin encer (light soy sauce)
2-3 siung bawang putih, diulek halus